100 Etika Bicara by Ponijan Liaw (seri 4 dari 4)

  1. Jangan menyentuh/menyolek kawan saat bicara terutama pada pertemuan pertama karena bisa terkesan vulgar.
  2. Jangan membicarakan kejelekan orang lain pada kawan bicara karena hal itu hanya menunjukkan etika buruk anda.
  3. Diskusikan saja jika ada yang memang perlu disepakati, jangan memaksa.
  4. Jangan menyeret-nyeret orang tua/atasan dalam pembicaraan yang tidak terkait mereka.
  5. Kata2 yang terlanjur salah diucapkan harus segera direvisi agar pendengar mengerti bahwa itu khilaf.
  6. Jika bicara berkonsentrasilah dengan apa yang sedang diucapkan bukan yang lain.
  7. Jika tidak jelas data dan fakata yang ada, katakan hal itu perlu dicek kembali agar tidak terkesan memberikan ‘sampah.’
  8. Ucapan yang baik adalah yang memperhatikan nada suara, tidak terlalu tinggi/rendah agar pendengar nyaman.
  9. Jika bicara jangan memelototkan mata karena itu mengesankan kemarahan.
  10. Jika marah, lebih baik sampaikan dengan nada biasa agar yang mendengar tau mengapa anda marah.
  11. Jika tidak terpaksa jangan menyela pembicaraan karena bisa mengaburkan makna.
  12. Jika ujung bibir sudah berbusa, berhentilah bicara dan seka agar pendengar tidak merasa risih melihatnya.
  13. Kendalikan mulut agar tidak memancurkan air ludah agar yang mendengar tidak menjauh & akhirnya pergi.
  14. Jika anda termasuk tipe pemancur air ketika bicara, belajarlah utk bicara lebih pelan & tenang.
  15. Jangan menggerakkan tangan & anggota tubuh lainnya secara berlebihan ketika bicara karena bisa mengganggu pandangan pendengarnya.
  16. Jangan pernah menyandarkan badan & kepala ke kursi saat bicara karena bisa menandakan kebosanan buat pendengarnya.
  17. Jangan pernah memberikan komentar apa pun jika blm paham betul, ttp bertanyalah dulu.
  18. Ketika bertanya, gunakan intonasi rendah & tatapan lembut.
  19. Dengarkan jawabannya dengan serius jika anda bertanya agar penjawab merasa berharga.
  20. Bila tidak mengerti jelas, jangan segan bertanya agar percakapan itu ada artinya.
  21. Orang yang sopan terlihat dari cara ia mengucapkan kata dan tatapan matanya saat bicara.
  22. Sepandai-pandainya anda tidak ada gunanya jika arogan saat bicara karena akan menambah barisan sakit hati.
  23. Berkatalah yang benar walau itu pahit, yang penting hasilnya manis.
  24. Jangan pernah berdusta karena ia membutuhkan ratusan dusta lain untuk menutupinya.
  25. Kesimpulan : hormati kawan bicara dengan gaya, nada & isi bicara yang sopan & santun agar komunikasi berlangsung langgeng.

E-book silahkan download di 100 Etika Bicara by Ponijan Liaw (242)

twit : @PonijanLiaw

Web : http://www.ponijanliaw.com

 

1. Jangan menyentuh/menyolek kawan saat bicara terutama pada pertemuan pertama karena bisa terkesan vulgar.

2. Jangan membicarakan kejelekan orang lain pada kawan bicara karena hal itu hanya menunjukkan etika buruk anda.

3. Diskusikan saja jika ada yang memang perlu disepakati, jangan memaksa.

4. Jangan menyeret-nyeret orang tua/atasan dalam pembicaraan yang tidak terkait mereka.

5. Kata2 yang terlanjur salah diucapkan harus segera direvisi agar pendengar mengerti bahwa itu khilaf.

6. Jika bicara berkonsentrasilah dengan apa yang sedang diucapkan bukan yang lain.

7. Jika tidak jelas data dan fakata yang ada, katakan hal itu perlu dicek kembali agar tidak terkesan memberikan ‘sampah.’

8. Ucapan yang baik adalah yang memperhatikan nada suara, tidak terlalu tinggi/rendah agar pendengar nyaman.

9. Jika bicara jangan memelototkan mata karena itu mengesankan kemarahan.

10. Jika marah, lebih baik sampaikan dengan nada biasa agar yang mendengar tau mengapa anda marah.

11. Jika tidak terpaksa jangan menyela pembicaraan karena bisa mengaburkan makna.

12. Jika ujung bibir sudah berbusa, berhentilah bicara dan seka agar pendengar tidak merasa risih melihatnya.

13. Kendalikan mulut agar tidak memancurkan air ludah agar yang mendengar tidak menjauh & akhirnya pergi.

14. Jika anda termasuk tipe pemancur air ketika bicara, belajarlah utk bicara lebih pelan & tenang.

15. Jangan menggerakkan tangan & anggota tubuh lainnya secara berlebihan ketika bicara karena bisa mengganggu pandangan pendengarnya.

16. Jangan pernah menyandarkan badan & kepala ke kursi saat bicara karena bisa menandakan kebosanan buat pendengarnya.

17. Jangan pernah memberikan komentar apa pun jika blm paham betul, ttp bertanyalah dulu.

18. Ketika bertanya, gunakan intonasi rendah & tatapan lembut.

19. Dengarkan jawabannya dengan serius jika anda bertanya agar penjawab merasa berharga.

20. Bila tidak mengerti jelas, jangan segan bertanya agar percakapan itu ada artinya.

21. Orang yang sopan terlihat dari cara ia mengucapkan kata dan tatapan matanya saat bicara.

22. Sepandai-pandainya anda tidak ada gunanya jika arogan saat bicara karena akan menambah barisan sakit hati.

23. Berkatalah yang benar walau itu pahit, yang penting hasilnya manis.

24. Jangan pernah berdusta karena ia membutuhkan ratusan dusta lain untuk menutupinya.

25. Kesimpulan : hormati kawan bicara dengan gaya, nada & isi bicara yang sopan & santun agar komunikasi berlangsung langgeng.

Tanggapan (0)  :  Buat Tanggapan

100 Etika Bicara by Ponijan Liaw (seri 3 dari 4)

  1. Ketika bicara jangan ngotot agar tidak beradu otot.
  2. Jangan memaksakan padangan kepada orang lain karena anda juga tidak mau diperlakukan begitu.
  3. Jangan menyerang orangnya tetapi pandangannya jika anda tidak setuju.
  4. Menyerang orang seperti ‘anda salah besar’ akan menyinggung pendengarnya.
  5. Kritik hal yang anda tidak setuju dengan mengatakan ‘pandangan anda soal ini keliru’ bukan ‘anda keliru.’
  6. Pujilah kawan bicara pada saat tepat agar ia semangat menyampaikan pokok-pokok pikirannya dengan senang.
  7. Jangan pernah menyinggung soal keluarga kawan bicara karena mungkin ia tidak suka.
  8. Jangan pernah tanya soal keluarga secara berlebihan karena ia mungkin tidak nyaman.
  9. Jangan pernah memandang kawan bicara secara liar, nanti percakapan bisa buyar.
  10. Anggukkan kepala anda tanda mengerti dan menghargai saat mendengarkan.
  11. Berikan senyum tanda setuju atas ucapan teman anda agar ia meneruskan kalimatnya.
  12. Beri tanda pada kawan bicara bila anda ingin menanggapi dengan mengangkat 1 jari.
  13. Berhentilah bicara bila teman sudah menangakat jari pertanda ingin menanggapi.
  14. Berikan tatapan sopan dan menghargai saat kawan bicara.
  15. Waktu bicara harus diperhatikan agar tidak terkesan anda tidak mengerti etika.
  16. Jika sudah larut tanyakan pada kawan bicara apakh cukup atau diteruskan perbicangannya.
  17. Bila teman meminta berhenti bicara, lakukanlah.
  18. Jangan memaksakan waktu bicara lbh panjang bila kawan bicara tidak setuju.
  19. Biasakan mengakhiri pembicaraan dengan ucapan terima kasih.
  20. Katakan betapa perbincangan dengan kawan bicara itu sungguh bermanfaat.
  21. Jangan pernah katakan pendapat orang sbg salah, sampaikan saja pendapat yang benar.
  22. Jangan biasakan menggigit-gigit pensil/pena saat mendengar orang bicara.
  23. Jika kawan bicara sudah mulai bosan (lihat jam, pintu, dll), hentikan bicara & buat janji baru.
  24. Jangan lupa mengatakan ‘iya.. ohh .. begitu…’ sbg tanda anda mengikuti omongan kawan bicara.
  25. Biasakan menanyakan pendapat kawan bicara setelah anda selesai bicara.

E-book silahkan download di 100 Etika Bicara by Ponijan Liaw (242)

twit : @PonijanLiaw

Web : http://www.ponijanliaw.com

Tanggapan (0)  :  Buat Tanggapan

100 Etika Bicara by Ponijan Liaw (seri 2 dari 4)

  1. Intonasi yang bervariasi bisa mempengaruhi pendengarnya, khususnya yang auditory type.
  2. Berikan jedah saat bicara, jangan ditancap tanpa henti agar anda & pendengarnya tidak lelah.
  3. Pilih kata-kata yang tidak merendahkan agar suasana awal terbangun baik
  4. Biasakan membangun rapport (hubungan) dengan senyum ramah & rendah hati.
  5. Jika kawan bicara sudah nyaman, pembicaraan akan berjalan lancar.
  6. Perempuan suka kalimat sampiran (tidak langsung ke isi) karena mereka memang makhluk indirect.
  7. Laki-laki bisa lgs ke isi setelah rapport dibangun di awal dengan baik
  8. Jangan silangkan kaki di depan kawan bicara, kecuali dia melakukannya duluan.
  9. Jangan silangkan tangan di depan dada di pertemuan pertama, kecuali kawan bicara duluan.
  10. Jangan terus bicara, berikan kesempatan kawan bicara menanggapi dulu.
  11. Jangan memandang rendah kawan bicara melalui tatapan mata menghina.
  12. Hargai setiap kata yang diucapkan kawan bicara dengan menatapnya dengan fokus & khusus
  13. Biarkan kawan bicara menyelesaikan kalimatnya, baru anda bicara
  14. Jangan memotong kawan bicara karena ia akan menanggap kesan tidak sopan anda.
  15. Ketika kawan bicara, dengarkan dengan sungguh-sungguh agar ia merasa dihargai.
  16. Jangan menyela isi bicara kawan karena ia mungkin tidak bermaksud demikian.
  17. Agar tidak lupa, catat poin-poin yang ingin diperjelas, atau minimal diingat baik-baik agar bisa ditanyakan lebih jauh.
  18. Ketika kesempatan ada, tanyakan poin yang kurang jelas kepada kawan bicara.
  19. Dengarkan jawabannya ketika bertanya.
  20. jangan meremehkan jawaban apa pun yang disampaikan karena disana ada kebenarannya.
  21. Jangan berebut bicara karena rebutan akan membuat kata & makna tercecer kemana-mana.
  22. Biarkan kawan bicara leluasa mengatakan apa yang diinginkannya.
  23. Ketika giliran anda tiba, sampaikan pandangan anda dengan tenang & teratur.
  24. Jangan debat pandangan kawan anda karena hal itu bisa membuat suasana tidak kondusif.
  25. Jika tidak setuju, sampaikan saja pandangan anda dengan elegan.

E-book silahkan download di 100 Etika Bicara by Ponijan Liaw (242)

twit : @PonijanLiaw

Web : http://www.ponijanliaw.com

Tanggapan (0)  :  Buat Tanggapan

100 Etika Bicara by Ponijan Liaw (seri 1 dari 4)

  1. Etika bicara adalah tata cara berbicara dengan orang lain yang menyangkut gaya, giliran & isi bicara.
  2. Ketika bicara pastikan memperhatikan latar belakang kawan bicara.
  3. Orang muda tentu memerlukan ketegasan & semangat saat berbicara dengannya.
  4. Orang senior tentu memerlukan ketenangan & kenyamanan saat diajak bicara.
  5. Laki-laki beda lagi cara bicaranya, demikian juga perempuan. Masing-maisng unik adanya
  6. Ketika berbicara dengan laki-laki, biasakan langsung ke persoalan.
  7. Ketika berbicara dengan perempuan, gunakan kalimat-kalimat sampiran.
  8. Jangan tanya usia perempuan karena ia akan kikuk jadinya.
  9. Jangan tanya soal agama ketika bicara.
  10. Jangan tanya soal gaji dengan laki-laki karena itu adalah privasi.
  11. Salami kawan bicara dengan kokoh pada pertemuan pertama untuk membina kehangatan.
  12. Jangan memulai percakapan dengan langsung ke persoalan kerja.
  13. Basa-basi saat memulai sangat penting untuk membina hubungan.
  14. Jangan menatap seluruh bagian tubuh kawan bicara.
  15. Cukup tatap dr ujung rambut ke ujung dagu saja.
  16. Tatapan harus lembut & halus serta sopan saat bicara.
  17. Kendalikan suara, jangan terlalu tinggi atau rendah.
  18. Nada yang tinggi bisa jadi krg menarik simpati dan empati.
  19. Nada rendah lebih diminati asal tidak sampai senyap tak terdengar.
  20. Suara yang keras harus dihindari agar tidak mengganggu syaraf kuping kawan bicara.
  21. Suara yang sedang cukup bila bercakap-cakap berhadapan.
  22. Suara yang rendah bukan berarti sopan malah bisa menjadi tanda kurang PD.
  23. Atur suara yang sedang-sedang saja asal bisa terdengar jelas saja.
  24. Intonasi suara harus dilatih agar dapat ditangkap dengan asyik oleh pendengarnya.
  25. Intonasi yang datar bisa membuat pendengarnya jenuh, bt dan tidur.

E-book silahkan download di 100 Etika Bicara by Ponijan Liaw (242)

twit : @PonijanLiaw

Web : http://www.ponijanliaw.com

Tanggapan (0)  :  Buat Tanggapan

Jam Biologis Tubuh Sepanjang Hari

Dikutip dari artikel Detik Health

Tubuh memiliki jam biologis yang mengatur berbagai fungsi organ sepanjang hari agar bekerja sesuai ritme yang telah ditentukan. Mulai dari jantung, usus hingga sistem hormonal mengalami perubahan sejak pagi hari hingga tengah malam.

Berikut ini beberapa perubahan ritme tubuh yang terjadi sepanjang hari, seperti dikutip dari Slimseeker, Senin (18/4/2011).

Pukul 1-2 dinihari: Fase tidur paling lelap
Pada jam-jam tersebut, aktivitas berbagai sistem organ banyak yang diistirahatkan. Namun bagi yang hamil, produksi progesteron akan meningkat sehingga peluang untuk melahirkan pada tengah malam selalu lebih tinggi.

Pukul 4-5 pagi: Suhu tubuh paling rendah

Pukul 5-6 pagi: Peningkatan tekanan darah paling tajam
Produksi melatonin atau hormon yang memicu rasa kantuk mulai berhenti, sementara tekanan darah meningkat paling tajam dibandingkan waktu lainnya. Produksi kortisol atau hormon stres meningkat sehingga otak siap untuk bekerja seharian, namun peningkatannya tidak sampai memicu stres.

Pukul 7 pagi: Hormon seks meningkat
Peningkatan testosteron pada pria maupun wanita terjadi pada pagi hari, sehingga mampu membangkitkan gairah seks. Karena itu, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk bercinta.

Pukul 8 pagi: Pergerakan usus meningkat
Jam ini cocok untuk buang air besar (BAB) pada pagi hari. Karena pada jam ini adalah proses alamiah, yakni terjadi pergerakan usus paling tinggi pada waktu tersebut. Pengukuran berat badan paling akurat dilakukan pada pagi hari setelah buang air besar.

Pukul 9 pagi: Metabolisme paling tinggi
Waktu yang tepat untuk sarapan pagi adalah sekitar pukul 9 karena ada peningkatan metabolisme. Artinya lemak-lemak yang diserap dari makanan pada waktu-waktu tersebut tidak akan banyak yang menumpuk.

Pukul 10-11 siang: Kewaspadaan tinggi
Ibarat mesin diesel, tubuh dan pikiran sudah panas dan mencapai kondisi ideal untuk beraktivitas saat menjelang siang. Tingkat kewaspadaan tinggi, jarang ada yang mengantuk kecuali memang sedang kurang tidur.

Pukul 11-2 siang: Stres meningkat
Jeda istirahat dibutuhkan untuk memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk menyegarkan diri. Makan siang di luar bisa menyegarkan pikiran, sekaligus membiarkan tubuh terkena sinar matahari yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Pukul 2-3 siang:  Koordinasi terbaik
Melakukan banyak hal sekaligus atau multitasking paling cocok dilakukan pada siang hari, karena kemampuan otak untuk melakukan koordinasi berada pada titik tertinggi. Di sisi lain, proses pencernaan makanan belum selesai sehingga kemampuan fisik agak berkurang.

Pukul 3-5 sore: Denyut jantung paling stabil
Jika ingin berolahraga, sore hari adalah waktu paling tepat karena level adrenalin berada di level tertinggi. Selain itu, denyut jantung dan tekanan darah paling stabil sehingga cocok untuk melakukan aktivitas fisik.

Pukul 5-8 sore: Proses pembuangan racun
Fungsi hati dalam memproses racun-racun sisa metabolisme paling tinggi pada sore hari, sehingga perlu didukung dengan minum air putih. Keinginan untuk ngemil juga tinggi karena kemampuan indra penciuman (hidung) dan perasa (lidah) meningkat.

Pukul 8-10 malam: Metabolisme dan pergerakan usus berkurang
Karena aktivitas fisik berkurang, maka pembakaran energi tidak banyak terjadi di malam hari. Artinya jika makan di malam hari, maka cadangan energi yang disimpan dalam bentuk lemak juga akan semakin banyak.

Pukul 10-11 malam: Hormon seks meningkat lagi
Dibandingkan pagi hari, peningkatan libido atau gairah seks pada malam hari tidak terlalu tinggi karena secara fisik sudah kelelahan. Namun peluang terjadinya ovulasi dan pembuahan paling tinggi pada hubungan seks malam hari menjelang tidur ketimbang pagi hari.

Tanggapan (0)  :  Buat Tanggapan

Parenting by Jamil Azzaini

  • Pembelajaran seharusnya dimulai sejak bayi berusia 5 bulan dalam kandungan,
  • Bayi yg dikandungan mampu merasakan ketika perut ibunya diraba & mendengarkan apa yg kita katakan,
  • Belajar bagi anak itu harus menyenangkan dan diulang-ulang,
  • Kebiasaan main games bagi anak2 akan menanamkan karakter menang-kalah, berbahaya di masa tua,
  • Nonton TV yg terlalu lama menyebakan sel2 di otak anak tdk berkembang,
  • Kata2 positif yg kita ucapkan akan membuat sel2 otak anak bersinar & sel2 itu saling berkomunikasi ketika bersinar,
  • Visualisasi itu juga baik buat otak, doronglah anak2 untuk menvisualisasikan apa yg mau diraih,
  • Anak2 belajar lebih banyak dengan cara melihat, jadi pastikan yg ditonton sesuatu yg baik,
  • Kalau anak sering nonton film hantu atau misteri pasti akan menjadi penakut,
  • Otak anak tdk bisa membedakan fakta dan fantasi, jadi kalau anak nonton itu dianggap suatu yg nyata,
  • Kalau anak otaknya ingin tumbuh hebat pastikan dia melihat yg indah, mendengar yg baik,
  • Pemimpin yg tdk siap kalah hanya siap menang karena pembentukan otaknya tidak normal ketika kecil,
  • Biasakanlah mendongeng tokoh2 dunia sebelum anak kita tidur,
  • Jangan gadaikan masa depan anak kita dgn membiarkan di depan TV & dididik lingkungan tanpa arahan dari kita

dikutip dari kultwit @jamilazzaini

Tanggapan (0)  :  Buat Tanggapan

Auto Sugesti

“Berdoa itu autosugesti yg dahsyat jadi pastikan doa Anda kata2nya positif & merasuk ke dalam pikiran & hati Anda, ayo buka hari ini dgn doa” by Jamil Azzaini

Tanggapan (0)  :  Buat Tanggapan

Motorola Xoom [Preview]

Preview ini merupakan ringkasan rangkuman dari apa yang ditulis di detik.com dan cnet.com

Motorola Xoom, adalah tablet android pertama dari Motorola dan untuk pertama kalinya juga merupakan tablet yang menggunakan Android 3.0 Honeycomb yang memang di program khusus untuk perangkat Tablet, Xoom diperkenalkan pertama kali oleh Motorola di ajang Consumer Electronic Show (CES) 2011.

Spesifikasi : Processor Dual Core (1 GHz), memori 1 GB, kapasitas penyimpanan 32 GB, layar 10,1 Inch, dilengkapai dua kamera, kamera depan 2 MP, kamera belakang 5 MP, port micro USB dan HDMI.

Melihat dari spesifikasinya, tablet dari Motorola ini sangat menjanjikan dan diharapkan dapat menyaingi iPad. dengan prossesor dual-corenya, diharpakan Xoom dapat menjalankan multi tasking dengan lebih lancar dan lebih cepat, disediakannya memori yang besar, diharpakan para pengguna dapat dengan leluasa menambahkan aplikasi tambahan tanpa takut kekurangan space.

Mari kita tunggu, apakah produk akhir dari Xoom ini dapat menjadi penantang serius iPad, mari kita tunggu peluncuran resminya.

Tanggapan (0)  :  Buat Tanggapan

[Humor] Percobaan Memancing

Ini ada sebuah cerita lucu, yang pernah saya baca, tapi saya lupa penulisnya siapa (kalau pembaca ada yang mengetahuinya tolong diberitahu,thanx), saya teringat kembali cerita lucu ini gara-gara membaca pernyataan MenKomInfo yang akan memblokir RIM, mungkin analoginya seperti cerita berikut ini :

Di sebuah pinggiran danau di sebuah hutan cagar alam, ada seorang wanita yang sedang duduk bersantai ria. Disaat wanita itu lagi menikmati pemandangan danau tersebut, tiba-tiba dia didatangi seorang laki-laki yang merupakan polisi penjaga hutan tersebut.

Penjaga Hutan : Selamat siang bu, mohon maaf, mohon ibu untuk ikut saya ke kantor, untuk diperiksa.

Wanita : Diperiksa..diperiksa kenapa pak, emang salah saya apa?

PH : Ibu kami tangkap karena ibu hendak memancing di danau ini, sedangkan di danau ini sangat dilarang memancing, bagi yang kedapatan memancing, akan dikenadakan denda Rp. 10 Juta.

W : Tapi, saya disini kan cuman duduk-duduk menikmati pemandangan danau, bukan memancing…

PH : Tapi ibu membawa lengkap perlengkapan memancing, dan ibu bisa saja mengeluarkan alat pancing ibu kapan saja untuk memulai memancing.

W : Ooo..begitu… Baeklah pak, kalo begitu, saya juga akan menuntut bapak..

PH : Lah, kenapa ibu menuntut saya balik?

W : iya..soalnya bapak mencoba memperkosa saya..

PH : Saya datang kesini kan hendak menangkap ibu, bukan memperkosa ibu..

W : iya, tapi bapak membawa lengkap perlengkapan untuk memperkosa, dan bapak bisa mengeluarkannya kapan saja, dan mencoba memperkosa saya…

PH : (langsung pergi dengan muka memerah….)

Tanggapan (0)  :  Buat Tanggapan

Kemajuan bangsa ditentukan dari lahirnya

Apa yang telah terjadi dengan Bangsa Indonesia saat ini, semboyan “senggol bacok” benar-benar sudah diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat Indonesia. Sedikit saja ada perselisihan paham, maka darah pun akan tumpah. Tidak peduli apakah perselisihan itu dengan teman, tetangga, sanak saudara, abang, adik, kakak, mertua, ayah, ibu. hampir setiap jam kita selalu mendengar berita bahwa ada darah yang tumpah akibat perselisihan, yang terkadang setelah di pahami, hanyalah sebuah masalah yang kecil saja.

Kalau kita mau mundur kebelakang mencoba melihat kembali sejarah bangsa Indonesia, mungkin dapat dilihat bahwa sejarah selalu berulang, apakah ini merupakan karma bagi bangsa ini ataukah ini merupakan suatu kelalaian?

Kita lihat pada zaman Orde Baru, era masa kepemimpinan Pak Soeharto. Pak Soeharto menjadi pemimpin bangsa ini dengan diawali turunnya mahasiswa ke jalan, karena tidak puas dengan kepemimpinan Pak Soekarno, dan goyangnya stabilitas keamanan negri, yang pada akhirnya membuat Pak Soekarno membuat SUPERSEMAR (yang masih harus dibuktikan keberadaannya) dan menjadi awal naiknya Pak Soeharto menjadi pemimpin bangsa ini. dan dapat kita lihat bahwa lengsernya Pak Soeharto pun mengalami proses yang mirip sekali, turunnya mahasiswa kejalan, dan mengharuskan Pak Soeharto membuat mandat untuk menyerahkan kepemimpinan kepada Pak B.J. Habibie.

Kita lihat terbentuknya zaman reformasi saat ini, selain turunnya mahsiswa untuk melengserkan Pak Soeharto, rupanya kejadian-kejadian anarkis juga terjadi di seluruh pelosok Indonesia, banyak kejadian memilukan yang terjadi di masa lengsernya Pak Soeharto, kejadian-kejadian yang sebenarnya kalo dipikir secara akal sehat, tidak akan mampu manusia untuk melakukan hal tersebut.

Dan sepertinya kejadian-kejadian tersebut, kembali terulang saat ini, kekersan muncul dimana-mana, baik didalam gedung DPR sendiri, mapun di jalanan.

Apakah karena era reformasi ini dibangun dengan anarkis, maka beginilah keadaan yang harus diterima bangsa ini, ataukah karena sudah demikian sensitifnya masyarakat kita akibat banyaknya tekanan yang harus dihadapi dalam hidup, tanpa ngerasa ada sedikitpun perhatian dari pemerintah?

Tanggapan (1)  :  Buat Tanggapan