- Jangan menyentuh/menyolek kawan saat bicara terutama pada pertemuan pertama karena bisa terkesan vulgar.
- Jangan membicarakan kejelekan orang lain pada kawan bicara karena hal itu hanya menunjukkan etika buruk anda.
- Diskusikan saja jika ada yang memang perlu disepakati, jangan memaksa.
- Jangan menyeret-nyeret orang tua/atasan dalam pembicaraan yang tidak terkait mereka.
- Kata2 yang terlanjur salah diucapkan harus segera direvisi agar pendengar mengerti bahwa itu khilaf.
- Jika bicara berkonsentrasilah dengan apa yang sedang diucapkan bukan yang lain.
- Jika tidak jelas data dan fakata yang ada, katakan hal itu perlu dicek kembali agar tidak terkesan memberikan ‘sampah.’
- Ucapan yang baik adalah yang memperhatikan nada suara, tidak terlalu tinggi/rendah agar pendengar nyaman.
- Jika bicara jangan memelototkan mata karena itu mengesankan kemarahan.
- Jika marah, lebih baik sampaikan dengan nada biasa agar yang mendengar tau mengapa anda marah.
- Jika tidak terpaksa jangan menyela pembicaraan karena bisa mengaburkan makna.
- Jika ujung bibir sudah berbusa, berhentilah bicara dan seka agar pendengar tidak merasa risih melihatnya.
- Kendalikan mulut agar tidak memancurkan air ludah agar yang mendengar tidak menjauh & akhirnya pergi.
- Jika anda termasuk tipe pemancur air ketika bicara, belajarlah utk bicara lebih pelan & tenang.
- Jangan menggerakkan tangan & anggota tubuh lainnya secara berlebihan ketika bicara karena bisa mengganggu pandangan pendengarnya.
- Jangan pernah menyandarkan badan & kepala ke kursi saat bicara karena bisa menandakan kebosanan buat pendengarnya.
- Jangan pernah memberikan komentar apa pun jika blm paham betul, ttp bertanyalah dulu.
- Ketika bertanya, gunakan intonasi rendah & tatapan lembut.
- Dengarkan jawabannya dengan serius jika anda bertanya agar penjawab merasa berharga.
- Bila tidak mengerti jelas, jangan segan bertanya agar percakapan itu ada artinya.
- Orang yang sopan terlihat dari cara ia mengucapkan kata dan tatapan matanya saat bicara.
- Sepandai-pandainya anda tidak ada gunanya jika arogan saat bicara karena akan menambah barisan sakit hati.
- Berkatalah yang benar walau itu pahit, yang penting hasilnya manis.
- Jangan pernah berdusta karena ia membutuhkan ratusan dusta lain untuk menutupinya.
- Kesimpulan : hormati kawan bicara dengan gaya, nada & isi bicara yang sopan & santun agar komunikasi berlangsung langgeng.
E-book silahkan download di 100 Etika Bicara by Ponijan Liaw (242)
twit : @PonijanLiaw
Web : http://www.ponijanliaw.com
1. Jangan menyentuh/menyolek kawan saat bicara terutama pada pertemuan pertama karena bisa terkesan vulgar.
2. Jangan membicarakan kejelekan orang lain pada kawan bicara karena hal itu hanya menunjukkan etika buruk anda.
3. Diskusikan saja jika ada yang memang perlu disepakati, jangan memaksa.
4. Jangan menyeret-nyeret orang tua/atasan dalam pembicaraan yang tidak terkait mereka.
5. Kata2 yang terlanjur salah diucapkan harus segera direvisi agar pendengar mengerti bahwa itu khilaf.
6. Jika bicara berkonsentrasilah dengan apa yang sedang diucapkan bukan yang lain.
7. Jika tidak jelas data dan fakata yang ada, katakan hal itu perlu dicek kembali agar tidak terkesan memberikan ‘sampah.’
8. Ucapan yang baik adalah yang memperhatikan nada suara, tidak terlalu tinggi/rendah agar pendengar nyaman.
9. Jika bicara jangan memelototkan mata karena itu mengesankan kemarahan.
10. Jika marah, lebih baik sampaikan dengan nada biasa agar yang mendengar tau mengapa anda marah.
11. Jika tidak terpaksa jangan menyela pembicaraan karena bisa mengaburkan makna.
12. Jika ujung bibir sudah berbusa, berhentilah bicara dan seka agar pendengar tidak merasa risih melihatnya.
13. Kendalikan mulut agar tidak memancurkan air ludah agar yang mendengar tidak menjauh & akhirnya pergi.
14. Jika anda termasuk tipe pemancur air ketika bicara, belajarlah utk bicara lebih pelan & tenang.
15. Jangan menggerakkan tangan & anggota tubuh lainnya secara berlebihan ketika bicara karena bisa mengganggu pandangan pendengarnya.
16. Jangan pernah menyandarkan badan & kepala ke kursi saat bicara karena bisa menandakan kebosanan buat pendengarnya.
17. Jangan pernah memberikan komentar apa pun jika blm paham betul, ttp bertanyalah dulu.
18. Ketika bertanya, gunakan intonasi rendah & tatapan lembut.
19. Dengarkan jawabannya dengan serius jika anda bertanya agar penjawab merasa berharga.
20. Bila tidak mengerti jelas, jangan segan bertanya agar percakapan itu ada artinya.
21. Orang yang sopan terlihat dari cara ia mengucapkan kata dan tatapan matanya saat bicara.
22. Sepandai-pandainya anda tidak ada gunanya jika arogan saat bicara karena akan menambah barisan sakit hati.
23. Berkatalah yang benar walau itu pahit, yang penting hasilnya manis.
24. Jangan pernah berdusta karena ia membutuhkan ratusan dusta lain untuk menutupinya.
25. Kesimpulan : hormati kawan bicara dengan gaya, nada & isi bicara yang sopan & santun agar komunikasi berlangsung langgeng.
