Memberdirikan Telur

Ini ada sebuah kisah, yang sudah lama saya baca (*mohon maaf, karena sudah lama, sampai lupa siapa penulis awal cerita ini..)

“Dahulu kala di suatu kota di daerah timur tengah hidup seorang ilmuwan, ilmuwan ini telah banyak mencetuskan ide-ide ataupun penemuan-penemuan yang banyak membantu masyarakat di kota tersebut.
Namun bak kata pepatah, semakin tinggi pohon, maka akan semakin deras angin yang akan merobohkannya, ilmuwan ini semakin terkenal di kota tersebut, dan masyarakat yang tidak menyukainya juga semakin banyak, mereka menganggap sebenarnya ide-ide n penemuan-penemuan sang ilmuwan itu biasa aja, mereka meanganggap mereka sendiri sebenarnya bisa mencetuskan ide tersebut, atau membuat penemuan tersebut.
Sang ilmuwan ini pun semakin lama semakin gerah melihat sekelompok masyarakat yang iri ini, karena sudah mulai menteror dan meresahkan masyarakat lainnya. Akhirnya untuk mengatasi hal ini, ilmuwan ini membuat sayembara, kalo ada yang bisa mendirikan sebuah telur ayam ini di atas meja tanpa menggunakan alat bantu, dia akan keluar dari kota tersebut.
Seluruh masyarakat yang iri terhadap ilmuwan ini langsung mencoba untuk mendirikan telur ayam tersebut, namun tidak ada yang berhasil, dan mereka mulai frustasi dan menganggap ilmuwan ini gila, bagaimana mungkin sebuah telur yang mempunyai ujung yang bundar bisa berdiri tegak di atas sebuah meja.
Setelah semua masyarakat di kota tersebut menyerah, akhirnya dia mengumpulkan seluruh masyarakat kota, dan mendemonstrasikan bagaimana caranya membuat telur ayam berdiri tegak di atas meja. Di ambilnya sebuah telur, di pecahkannya bawah telur sedikit, tapi tidak membuat telur tu pecah, dan berdirilah telur tersebut diatas meja.
Setelah itu ramai-ramai kelompok masyarakat yang iri kepadanya memprotes, kalau cuman begitu saja, setiap orang pun bisa, terus apa spesialnya?
Sang ilmuwan langsung menjawab, memang yang saya lakukan itu bisa dilakukan oleh siapa saja, tetapi tidak semua orang bisa mempunyai pikiran untuk melakukan hal itu.”
Kesimpulan dari cerita tersebut adalah, keluarkan ide mu sesimple apapun itu, karena mungkin saja ide tersebut tidak pernah di pikirkan oleh orang lain, dan hargailah selalu ide dan pendapat orang lain.

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.



Buat Tanggapan