Dibuat oleh Erwin pada tanggal 10 April 12 untuk kategori
Diriku,
Tausyiah

Tanah haram Makkah ialah suatu kawasan yang aman karena di dalamnya ada hal-hal yang tidak dibenarkan kita melakukannya dan juga ada beberapa hukum yang membedakannya dengan kawasan-kawasan yang lain kerana kelebihan dan keistimewaan yang dikurniakan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
إن هذا البلد حرمه الله يوم خلق السموات والأرض فهو حرام يحرمه الله تعالى إلى يوم القيامة وإنه لم يحل القتال فيه لأحد قبلي ولم يحل لي إلا ساعة من نهار فهو حرام بحرمة الله تعالى إلى يوم القيامة لا يعضد شوكه ولا ينفر صيده ولا يلتقط لقطته إلا من عرفها ولا يختلى خلاة فقال العباس يا رسول الله إلا الإذخر فإنه لقينهم وبيوتهم ، فقال صلى الله عليه وسلم إلا الإذخر
(رواه مسلم)
(more…)
Selengkapnya...
Dibuat oleh Erwin pada tanggal 16 May 11 untuk kategori
Diriku,
Tausyiah,
Umum
- Jangan menyentuh/menyolek kawan saat bicara terutama pada pertemuan pertama karena bisa terkesan vulgar.
- Jangan membicarakan kejelekan orang lain pada kawan bicara karena hal itu hanya menunjukkan etika buruk anda.
- Diskusikan saja jika ada yang memang perlu disepakati, jangan memaksa.
- Jangan menyeret-nyeret orang tua/atasan dalam pembicaraan yang tidak terkait mereka.
- Kata2 yang terlanjur salah diucapkan harus segera direvisi agar pendengar mengerti bahwa itu khilaf. (more…)
Selengkapnya...
Dibuat oleh Erwin pada tanggal 16 May 11 untuk kategori
Diriku,
Tausyiah,
Umum
- Ketika bicara jangan ngotot agar tidak beradu otot.
- Jangan memaksakan padangan kepada orang lain karena anda juga tidak mau diperlakukan begitu.
- Jangan menyerang orangnya tetapi pandangannya jika anda tidak setuju.
- Menyerang orang seperti ‘anda salah besar’ akan menyinggung pendengarnya.
- Kritik hal yang anda tidak setuju dengan mengatakan ‘pandangan anda soal ini keliru’ bukan ‘anda keliru.’ (more…)
Selengkapnya...
Dibuat oleh Erwin pada tanggal 16 May 11 untuk kategori
Diriku,
Tausyiah,
Umum
- Intonasi yang bervariasi bisa mempengaruhi pendengarnya, khususnya yang auditory type.
- Berikan jedah saat bicara, jangan ditancap tanpa henti agar anda & pendengarnya tidak lelah.
- Pilih kata-kata yang tidak merendahkan agar suasana awal terbangun baik
- Biasakan membangun rapport (hubungan) dengan senyum ramah & rendah hati.
- Jika kawan bicara sudah nyaman, pembicaraan akan berjalan lancar. (more…)
Selengkapnya...
Dibuat oleh Erwin pada tanggal 16 May 11 untuk kategori
Diriku,
Tausyiah,
Umum
- Etika bicara adalah tata cara berbicara dengan orang lain yang menyangkut gaya, giliran & isi bicara.
- Ketika bicara pastikan memperhatikan latar belakang kawan bicara.
- Orang muda tentu memerlukan ketegasan & semangat saat berbicara dengannya.
- Orang senior tentu memerlukan ketenangan & kenyamanan saat diajak bicara.
- Laki-laki beda lagi cara bicaranya, demikian juga perempuan. Masing-maisng unik adanya (more…)
Selengkapnya...
Dibuat oleh Erwin pada tanggal 23 January 11 untuk kategori
Diriku,
Tausyiah
- Pembelajaran seharusnya dimulai sejak bayi berusia 5 bulan dalam kandungan,
- Bayi yg dikandungan mampu merasakan ketika perut ibunya diraba & mendengarkan apa yg kita katakan,
- Belajar bagi anak itu harus menyenangkan dan diulang-ulang,
- Kebiasaan main games bagi anak2 akan menanamkan karakter menang-kalah, berbahaya di masa tua,
- Nonton TV yg terlalu lama menyebakan sel2 di otak anak tdk berkembang, (more…)
Selengkapnya...
Dibuat oleh Erwin pada tanggal 19 January 11 untuk kategori
Diriku,
Tausyiah
“Berdoa itu autosugesti yg dahsyat jadi pastikan doa Anda kata2nya positif & merasuk ke dalam pikiran & hati Anda, ayo buka hari ini dgn doa” by Jamil Azzaini
Selengkapnya...
Dibuat oleh Erwin pada tanggal 09 January 11 untuk kategori
Diriku,
Umum
Ini ada sebuah cerita lucu, yang pernah saya baca, tapi saya lupa penulisnya siapa (kalau pembaca ada yang mengetahuinya tolong diberitahu,thanx), saya teringat kembali cerita lucu ini gara-gara membaca pernyataan MenKomInfo yang akan memblokir RIM, mungkin analoginya seperti cerita berikut ini :
Di sebuah pinggiran danau di sebuah hutan cagar alam, ada seorang wanita yang sedang duduk bersantai ria. Disaat wanita itu lagi menikmati pemandangan danau tersebut, tiba-tiba dia didatangi seorang laki-laki yang merupakan polisi penjaga hutan tersebut.
Penjaga Hutan : Selamat siang bu, mohon maaf, mohon ibu untuk ikut saya ke kantor, untuk diperiksa. (more…)
Selengkapnya...
Dibuat oleh Erwin pada tanggal 29 September 10 untuk kategori
Diriku
Apa yang telah terjadi dengan Bangsa Indonesia saat ini, semboyan “senggol bacok” benar-benar sudah diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat Indonesia. Sedikit saja ada perselisihan paham, maka darah pun akan tumpah. Tidak peduli apakah perselisihan itu dengan teman, tetangga, sanak saudara, abang, adik, kakak, mertua, ayah, ibu. hampir setiap jam kita selalu mendengar berita bahwa ada darah yang tumpah akibat perselisihan, yang terkadang setelah di pahami, hanyalah sebuah masalah yang kecil saja.
Kalau kita mau mundur kebelakang mencoba melihat kembali sejarah bangsa Indonesia, mungkin dapat dilihat bahwa sejarah selalu berulang, apakah ini merupakan karma bagi bangsa ini ataukah ini merupakan suatu kelalaian? (more…)
Selengkapnya...
Dibuat oleh Erwin pada tanggal 11 July 10 untuk kategori
Diriku,
Tausyiah
Ini ada sebuah kisah, yang sudah lama saya baca (*mohon maaf, karena sudah lama, sampai lupa siapa penulis awal cerita ini..)
“Dahulu kala di suatu kota di daerah timur tengah hidup seorang ilmuwan, ilmuwan ini telah banyak mencetuskan ide-ide ataupun penemuan-penemuan yang banyak membantu masyarakat di kota tersebut.
Namun bak kata pepatah, semakin tinggi pohon, maka akan semakin deras angin yang akan merobohkannya, ilmuwan ini semakin terkenal di kota tersebut, dan masyarakat yang tidak menyukainya juga semakin banyak, mereka menganggap sebenarnya ide-ide n penemuan-penemuan sang ilmuwan itu biasa aja, mereka meanganggap mereka sendiri sebenarnya bisa mencetuskan ide tersebut, atau membuat penemuan tersebut.
Sang ilmuwan ini pun semakin lama semakin gerah melihat sekelompok masyarakat yang iri ini, karena sudah mulai menteror dan meresahkan masyarakat lainnya. Akhirnya untuk mengatasi hal ini, ilmuwan ini membuat sayembara, kalo ada yang bisa mendirikan sebuah telur ayam ini di atas meja tanpa menggunakan alat bantu, dia akan keluar dari kota tersebut.
Seluruh masyarakat yang iri terhadap ilmuwan ini langsung mencoba untuk mendirikan telur ayam tersebut, namun tidak ada yang berhasil, dan mereka mulai frustasi dan menganggap ilmuwan ini gila, bagaimana mungkin sebuah telur yang mempunyai ujung yang bundar bisa berdiri tegak di atas sebuah meja.
Setelah semua masyarakat di kota tersebut menyerah, akhirnya dia mengumpulkan seluruh masyarakat kota, dan mendemonstrasikan bagaimana caranya membuat telur ayam berdiri tegak di atas meja. Di ambilnya sebuah telur, di pecahkannya bawah telur sedikit, tapi tidak membuat telur tu pecah, dan berdirilah telur tersebut diatas meja.
Setelah itu ramai-ramai kelompok masyarakat yang iri kepadanya memprotes, kalau cuman begitu saja, setiap orang pun bisa, terus apa spesialnya?
Sang ilmuwan langsung menjawab, memang yang saya lakukan itu bisa dilakukan oleh siapa saja, tetapi tidak semua orang bisa mempunyai pikiran untuk melakukan hal itu.”
Kesimpulan dari cerita tersebut adalah, keluarkan ide mu sesimple apapun itu, karena mungkin saja ide tersebut tidak pernah di pikirkan oleh orang lain, dan hargailah selalu ide dan pendapat orang lain.
Selengkapnya...