- Jangan menyentuh/menyolek kawan saat bicara terutama pada pertemuan pertama karena bisa terkesan vulgar.
- Jangan membicarakan kejelekan orang lain pada kawan bicara karena hal itu hanya menunjukkan etika buruk anda.
- Diskusikan saja jika ada yang memang perlu disepakati, jangan memaksa.
- Jangan menyeret-nyeret orang tua/atasan dalam pembicaraan yang tidak terkait mereka.
- Kata2 yang terlanjur salah diucapkan harus segera direvisi agar pendengar mengerti bahwa itu khilaf. (more…)
- Ketika bicara jangan ngotot agar tidak beradu otot.
- Jangan memaksakan padangan kepada orang lain karena anda juga tidak mau diperlakukan begitu.
- Jangan menyerang orangnya tetapi pandangannya jika anda tidak setuju.
- Menyerang orang seperti ‘anda salah besar’ akan menyinggung pendengarnya.
- Kritik hal yang anda tidak setuju dengan mengatakan ‘pandangan anda soal ini keliru’ bukan ‘anda keliru.’ (more…)
- Intonasi yang bervariasi bisa mempengaruhi pendengarnya, khususnya yang auditory type.
- Berikan jedah saat bicara, jangan ditancap tanpa henti agar anda & pendengarnya tidak lelah.
- Pilih kata-kata yang tidak merendahkan agar suasana awal terbangun baik
- Biasakan membangun rapport (hubungan) dengan senyum ramah & rendah hati.
- Jika kawan bicara sudah nyaman, pembicaraan akan berjalan lancar. (more…)
- Etika bicara adalah tata cara berbicara dengan orang lain yang menyangkut gaya, giliran & isi bicara.
- Ketika bicara pastikan memperhatikan latar belakang kawan bicara.
- Orang muda tentu memerlukan ketegasan & semangat saat berbicara dengannya.
- Orang senior tentu memerlukan ketenangan & kenyamanan saat diajak bicara.
- Laki-laki beda lagi cara bicaranya, demikian juga perempuan. Masing-maisng unik adanya (more…)
Dikutip dari artikel Detik Health
Selengkapnya...Tubuh memiliki jam biologis yang mengatur berbagai fungsi organ sepanjang hari agar bekerja sesuai ritme yang telah ditentukan. Mulai dari jantung, usus hingga sistem hormonal mengalami perubahan sejak pagi hari hingga tengah malam.
Berikut ini beberapa perubahan ritme tubuh yang terjadi sepanjang hari, seperti dikutip dariĀ Slimseeker, Senin (18/4/2011).
Ini ada sebuah cerita lucu, yang pernah saya baca, tapi saya lupa penulisnya siapa (kalau pembaca ada yang mengetahuinya tolong diberitahu,thanx), saya teringat kembali cerita lucu ini gara-gara membaca pernyataan MenKomInfo yang akan memblokir RIM, mungkin analoginya seperti cerita berikut ini :
Selengkapnya...Di sebuah pinggiran danau di sebuah hutan cagar alam, ada seorang wanita yang sedang duduk bersantai ria. Disaat wanita itu lagi menikmati pemandangan danau tersebut, tiba-tiba dia didatangi seorang laki-laki yang merupakan polisi penjaga hutan tersebut.
Penjaga Hutan : Selamat siang bu, mohon maaf, mohon ibu untuk ikut saya ke kantor, untuk diperiksa. (more…)
Ini sepenggal cerita dari buku Stephen R. Covey The 7 Habits of Highly Effective People
Seseorang sedang berjalan-jalan ke hutan, kemudian melihat seorang penebang kayu yang hendak menebang sepohon kayu.
Penanya : “Apa yang kamu lakukan?”
Penebang kayu : “memang nya kamu tidak bisa melihat saya lagi menebang kayu” jawabnya dengan nada kesal
Penanya : “sudah berapa lama kamu menebang pohon ini? kamu sepertinya sangat kecapekan”
Penebang kayu : “sudah lebih dari 5 jam, dan aku sangat kelelahan, ini benar-benar suatu kerja yang sangat keras..”
Penanya : “kenapa kamu tidak berhenti sebentar untuk mengasah gergaji nya, kalo semakin tajam kan bakalan semakin cepat memotongnya”
Penebang kayu : “Aku tidak punya waktu untuk mengasahnya, aku terlalu sibuk untuk menggergaji pohon-pohon ini”
Apa yang bisa kita ambil dari cerita ini? kita selalu terlalu sibuk untuk terus menggergaji (bekerja) sementara gergaji yang digunakan terus menerus tentu akan semakin berkurang ketajamanya, jadi kenpa kita tidak meluangkan waktu kita sejenak untuk mengasah kembali gergaji kita,
Luangkanlah waktu kita untuk beribadah, membaca, berekreasi supaya mental, pikiran dan fisik kita bisa kembali segar untuk kembali menggergaji.
Selengkapnya...Tulisan berikut saya dapat dari sebuah milis
Ibu dessy sering kawin cerai, awal dari background yg nggak baik.
Mantan suaminya yg Narapidana & mendekam di penjara jadi awal yg nggak baik
pula.
Kalau dia ibu yang baik, anak umur 15 tahun tdk akan diizinkan utk mulai
pacaran, apalagi dg pria berusia 30-an tahun.
Ibu dessy jelas mencari pria super kaya utk anak yg masih dibawah umur,
apalagi kalau bkn menggunakan kecantikan Mano utk kepentingan dessy
sendiri.
Manohara diperkosa TT desember 2007 (Status: Masih pacar Ardhi). Kalau dia
ibu yg baik tentu dia akan menjaga baik2 anaknya jgn sampai diambil
keperawanannya oleh om2 berumur 31-an.
Setelah Mano tdk perawan, dan dessy juga tahu Mano tidak perawan, Dessy
masih mendukung Mano pacaran dg Ardhi. Kemungkinan dessy & dewi tdk mau
ketinggalan liburan ke Amerika naik pesawat jet Bakrie.
Masih juga tdk puas dpt calon mantu super kaya, dessy berusaha menarik
perhatian bapaknya si calon mantu yg jelas2 sdh beristri. Yg sayangnya si
bapak nggak tertarik sama sekali dg dessy, dan yg ada dessy dpt adl teguran
keras dr keluarga si bapak & dpt dampratan yg super keras dr istri si
bapak, dan diusir dari pada saat pestanya Adinda Bakrie.
Nah bbrp hari kemudian, dessy membawa Mano ke Kelantan utk dinikahkan
dengan TT.
Saat Mano menikah (berdasarkan pengakuan dessy sendiri) wkt berdandan
dengan Mano di ruangan istana, dessy memakai perhiasan kerajaan yg tersedia
utk dipakai Mano, saat orang kerajaan meminta dilepas, dessy tersinggung.
Kalau dessy tdk kampungan dan tau diri, dia tdk akan berani memakai
perhiasan kerajaan tanpa ijin dulu. Ibarat spt Lady Di sewaktu menikah
diberi ratu Elisabeth tiara kerajaan yg diwariskan turun temurun, masuk
akal nggak kalau sampai dipakai ibunya? Yg ada malu kaliii?
TT sdh menyerahkan sejumlah uang dan perhiasan sbg Mas Kawin (Yang tentunya
sdh diterima dessy)
Setelah menikah, TT menginginkan malam pertama, tapi Mano mengatakan sdg
haid, TT masih sabar.
Saat bulan madu Mano & suaminya bulan madu ke Thailand , yg anehnya dessy &
dewi ngekor aja. Kelihatan spt nggak mau kehilangan uang sesenpun, selalu
ngekor kemana Mano pergi even utk honeymoon yg seharusnya jadi acara
romantis berdua saja. TT mulai naik pitam..
Setelah 2 bulan menikah TT belum pernah tidur dg Mano, dg alasan yg sama,
Mano lagi haid. Pastinya ini juga tekanan dari dessy krn tuntutan uang
dessy baru diberi setengahnya saja. Jelas TT mengamuk. Sdh menikah tapi si
istri selalu menolak utk berhubungan intim.
Tdk tahan dg TT yg sering marah2 krn ajakan utk tidur bersama, Mano kabur
ke jakarta (tentunya atas desakan dessy), yg anehnya nggak lama kemudian
dia kedapatan dugem di Bali . Herannya lagi nih , status masih suami TT,
Mano malah berhubungan dg pembalap Ryan Haryanto. (Lihat foto2 mereka ketka
dugem di Bali di bawah ini)
Jika dessy ibu yg baik dan benar Mano kabur ke Jakarta bkn krn tekanan dari
dessy, saat TT ke jakarta utk jemput Mano, dessy tdk akan mengizinkan Mano
kembali ke TT. Tdk ada org bodoh yg mau tertipu 2x jika bkn krn serakah.
Dessy terlalu banyak menuntut. Uang, apartemen dan mobil mewah. Setelah
tuntutannya dikabulkan, dessy marah krn jumlah uang tdk sesuai dg yg
diharapkan alias tdk cukup utk bayar hutangnya yg menggunung. Serta Mobil
dan Apartemen bkn atas nama dessy. Dessy menolak apartemen tersebut, yg
saya heran ini mobil Alphard sempat dipakai kemana2.
Dessy sekeluarga beserta TT berangkat Umroh, dimana TT mungkin sgt kesal dg
ulah dessy yg mata duitan maka dibawalah Mano ke Kelantan tanpa dessy.
Kalau memang dia mdptkan kesulitan utk dpt penanganan scr hukum krn posisi
TT sbg anak raja dan dia pikir perlu bantuan publikasi utk tujuan
membebaskan Mano, nggak usahlah soal pribadi Mano diumumkan lewat media
massa . Sangat miris sekali melihat ibu yg spt ini.
Setelah melihat tayangan heboh dessy di tv, tiap orang mulai bertanya, lho
ini kan dessy yg pernah menipu saya, uang saya ada lho di dia ratusan juta
dan belum dibayar. Temannya yg lain juga mulai bertanya, lho dia juga
menipu saya, uang saya ratusan juta pun masih ada di dia dan belum dibayar.
Kedapatanlah dessy berhutang 5 milyar dari sekian banyaknya orang (itupun
yg ketahuan, yg nggak ketahuan??)
Kenapa dessy selalu membawa bangsa Indonesia dalam perdagangan manusia ini?
Ini bukan masalah bangsa, bukan masalah Indonesia-Malaysia, tapi masalah
individu.
Bisa dimengerti kenapa desy berteriak2 di Indonesia bkn di Amerika
(bapaknya Mano org Amerika), krn rakyat Indonesia terlalu mudah
diprovokasi, apalagi krn dr dulu hub Indonesia & Malaysia selalu diwarnai
ketegangan.
Tidak usah saling menghujat mengatasnamakan bangsa,permasalahan bangsa ini
saja sdh cukup rumit, kemiskinan dimana2. Sedangkan Mano? Ibu dan kakak yg
ngakunya bergaul dg kalangan jetset, bukannya semua perlu uang yg sgt
banyak,pakaian mahal & bermerek? Patut dipertanyakan asal uangnya dari
mana.
Suami ke2 dessy org Amerika, Suami ke3 Dessy org Perancis, Mano disuruh
kawin (dijual) ke Pangeran Malaysia . Giliran susah minta tolong ke
Indonesia . Harus dicek apakah dessy ada npwp atau tdk. Sdh ngga bayar
pajak, hidup bergaya socialita, ngga bawa devisa spt TKI, maunya kawin dg
org luar negri terus, pas susah bawa2 rasa kebangsaan.
Anak sdh dijual, mana bisa minta kembali.
Presiden dan Wakil Presiden beserta menteri nggak level urus masalah ini.
Banyak masalah yg lebih penting dan urgent yg harus diurus. Daripda
mengurus dessy yg doyan ngutang.
Pesawat jet di foto diatas diakui dessy sbg pesawat pribadinya. Mentok2
ketahuan juga kalau itu punya Bakrie. Pernyataan di Perancis dia tinggal di
Cannes , mentok2nya ketahuan juga kalau dia ternyata numpang di rumah
Bakrie, sekalian numpang tenar, numpang kaya. Persoalan ini juga lagi2 dia
dpt teguran yg lumayan keras dr Bakrie.
Persoalan hutang bermilyar2 kenapa orang tdk ada yg melaporkan, itu tinggal
menunggu bom waktu yang siap meledak kapan saja, dan sebelum itu terjadi,
Semoga bu dessy segera bertobat. Amien.
berikut photo2 manohara saat dugem di Bali
Selengkapnya...- Daftar pemilih tetap (DPT) menurut KPU = 171.265.442 Orang
- Yang menggunakan hak pilihnya = 121.588.366 Orang (71% dari DPT)
- Yang Golput = 49.677.076 orang ( 29% dari DPT)
- Suara yang dianggap sah = 104.099.785 orang (60.78% dari DPT)
- Hasil Pemilu menetapkan 9 partai yang berhak duduk di DPR =
- Partai Demokrat = 21.703.137 suara (12.67% dari DPT)
- Partai Golkar = 15.037.757 suara (8.78% dari DPT)
- PDI P = 14.600.091 suara (8.53 % dari DPT)
- PKS = 8.206.955 suara (4.80% dari DPT)
- PAN = 6.254.580 suara (3.65% dari DPT)
- PPP = 5.533.214 suara (3.23% dari DPT)
- PKB = 5.146.122 suara (3.01% dari DPT)
- Gerindra = 4.646.406 suara (2.71% dari DPT)
- Hanura = 3.922.870 suara (2.29% dari DPT)
- Total jumlah suara yang duduk di DPR = 85.051.132 suara (49.66% dari DPT)
- Total jumlah suara sah yang tidak duduk di DPR = 86.214.310 suara (50.34% dari DPT)
Kesimpulan :
Para wakil rakyat yang bakal duduk di DPR hanya mewakili kurang dari setengah dari total seluruh rakyat Indonesia. Kalau mereka membuat keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat, itu hanya mewakili kurang dari setengah rakyat Indonesia, bila suatu keputusan yang diambil berdasarkan voting, paling mewakili rakyat Indonesia sekitar 30%.
Ini semua hanya sebagai pembelajaran buat kita semua.
Selengkapnya...